Jajaran Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga
(TP PKK) dan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Tangerang menunjukkan
komitmennya dalam perlindungan anak.
Salah satunya, dengan menggelar nonton bareng film
"Ozora: Penganiayaan Brutal Penguasa Jaksel", pada Jumat (5/12/25) di
bioskop Mal Balekota Tangerang.
Ketua TP PKK Kota Tangerang Masturoh Sachrudin menyampaikan,
"Ozora" adalah film edukasi yang kuat bagi keluarga. Film ini
menekankan orang tua, khususnya yang memiliki anak laki-laki dan perempuan,
harus lebih perhatian dan waspada terhadap lingkungan anak-anaknya.
"Film ini juga mengingatkan orang tua untuk selalu
merangkul anak, baik laki-laki maupun perempuan dan tidak menjauhi mereka saat
menghadapi masalah," jelasnya.
Anggi Umbara (penulis, sutradara dan produser) menegaskan,
film ini diangkat karena Indonesia telah memasuki darurat bullying dan abuse of
power yang semena-mena. Ia juga mengajak seluruh warga Tangerang untuk berani
melawan bullying dan berani speak up.
"Harapannya bullying bisa dihentikan karena bisa
dibilang satu dari tiga orang di Indonesia itu mendapat bullying. Itu harus
dihentikan, karena tidak baik dan tidak sehat. Itu sebuah bentuk edukasi yang
buruk dari orang tuanya," ungkapnya.
Melalui kegiatan nobar ini, TP PKK dan DWP Kota Tangerang
berharap pesan-pesan moral dari film "Ozora" dapat tersebar luas dan
memicu tindakan kolektif dari masyarakat.