Kepala DP3AP2KB Tihar Sopian resmi menutup kegiatan Training
of Trainer (TOT) pengurus lansia, Kamis (22/1/2025). Selama tiga hari, sebanyak
26 orang kepala sekolah dan pengurus sekolah lansia di 13 kecamatan se-Kota
Tangerang mengikuti pelatihan peningkatan kapasitas dalam mengurus sekolah
lansia.
Dalam sambutannya, Tihar menyebut para pengurus kepala
sekolah sebagai garda terdepan dalam pemberdayaan lansia di Kota Tangerang. “Program
kita ini juga telah mendapatkan apresiasi dari Kemendukbangga. Bagaimana bisa,
ternyata, di wilayah metropolitan para lansianya justru masih bisa aktif,”
tutur Tihar Kamis (22/1/2025).
Ia pun berharap sekembalinya dari pelatihan, para pengurus sekolah
lansia bisa menyebarkan ilmu yang didapat kepada khalayak banyak.
DP3AP2KB turut mengundang narasumber dari Indonesia Ramah
Lansia (IRL) sebagai pemateri dalam kegiatan tersebut. Direktur Eksekutif IRL
Dwi Endah Kurniasih membeberkan, beberapa materi yang diterima para peserta.
“Ada 9 materi yang disampaikan, mulai dari dasar-dasar
lansia, strategi pemberdayaaan lansia yang ada di dunia internasional, sampai
manajerial sekolah lansia,” tutur Endah.
Endah menyebut, kurikulum pelatihan disesuaikan dengan kurikulum
7 dimensi lansia tangguh. “Kami kira materi ini cukup dibutuhkan oleh para
kepala sekolah supaya sekolah lansia dapat betul-betul meningkatkan kualitas
hidup dan membentuk lansia yang tangguh,” sebutnya.
Endah pun optimis dengan manfaat yang dicapai
oleh program sekolah lansia di Kota Tangerang. Saya optimis sekolah lansia di
Kota Tangerang dapat berkembang dan punya dampak yang luas.”